Sebanyak 50 anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 resmi dilantik hari ini, Kamis (5/9/2019). Mereka dilantik langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Cikarang, I Putu Gede Astawa. Para wakil rakyat di Kabupaten Bekasi itu akan bertugas mulai hari ini hingga 60 bulan kedepan. Mereka ditugaskan untuk mengawasi kebijkan
Ap. LSM WGAB Tegaskan, Tindak Caleg Yang Melakukan "Money Politik" Seluruh Anggota Fraksi GERINDRA DPRD Kab. Bekasi Menghadiri Acara Baksos DPC GERINDRA Kab. Bekasi. Komisi III Sidak Langsung ke TPA Burangkeng. Kontribusi NU Pada Sektor Kesehatan dan Pendidikan Mendapat Apresiasi Dari Pemerintah Daerah.
7Hj Iis Noery Alwani (Tasikmalaya, 19 Januari 1960) (P) (Cibadak, Astanaanyar, Kota Bandung) 2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 1 Dr H Sodik Mudjahid (Kota Bandung, 2 Agustus 1957) (L) (Dago, Coblong, Kota Bandung) -anggota FGerindra DPR 2014-2019. -ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP Gerindra.
RADARNONSTOP - Warga Jakarta yang memiliki hak pilih di Pileg 2019 mesti jeli dan hati-hati memilih Caleg. Jangan sampai politisi yang masih berstatus Caleg tapi sudah 'doyan' melanggar aturan lolos ke Kebon Sirih atau Senayan. Dua Caleg Terpilih Gerindra Kab. Bekasi Terancam Tak Dilantik Kamis, 29 Agustus 2019 - 21:18 WIB. 50 Caleg
Belasancaleg artis dan seleb yang dipasang di provinsi ini gagal lolos ke Senayan. • 8 Caleg Partai Gerindra Dapil Jawa Tengah yang Dipastikan Dapat Jatah Kursi di Senayan. Dikutip Tribunjateng.com, ada 10 dapil (daerah pemilihan) di Jawa Tengah untuk memenuhi kuota 77 kursi DPR. Masing-masing Dapil Jawa Tengah I (Kab
BLJUM. Home / Politik / KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan Perolehan Kursi DPRD, Gerindra Raih Kursi Terbanyak 30/08/2019 Politik 16 Views Fakta Bekasi, CIKARANG SELATAN–KPU Kabupaten Bekasi menetapkan perolehan jumlah kursi di DPRD dan calon anggota legislatif terpilih. Kursi terbanyak kini diraih Gerindra dengan 11 kursi. “Kursi terbanyak diraih Gerindra. Dengan total 11 kursi, selanjutnya perolehan kursi diraih oleh PKS yang memperoleh 10 kursi. Sedangkan 2 partai masing-masing dari PDIP dan Golkar memperoleh 7 kursi,” kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin usai rapat pleno penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Jumat 30/8/2019. Jajang menjelaskan rapat pleno penetapan ini dilakukan atas perintah KPU RI pasca pihaknya memberikan hasil sanding data perolehan suara di sejumlah TPS di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat sebagai tindaklanjut dikabulkannya sebagian gugatan yang dimohonkan Partai NasDem ke Mahkamah Konstitusi MK. “Hasil sanding data sudah selesai dan sudah ada surat dari KPU RI dimana kita diperintahkan melakukan pleno penetapan jumlah kursi partai politik dan dan caleg terpilih,” kata dia. FB Check Also Caleg Gerindra Dapil 2 Iwan Setiawan Bakal Perjuangkan Pemerataan Pembangunan Fakta Bekasi, KABUPATEN BEKASI— Mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Gerindra …
404 Le contenu que vous désirez voirn'existe pas ou a été déplacé.
Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Bekasi masih menunggu keputusan dari KPU RI dan proses sidang di Mahkamah Konstitusi MK untuk melakukan penetapan Caleg DPRD Kabupaten Bekasi terpilih periode 2019-2024 hasil Pemilu 17 April 2019 lalu. “Kita belum tetapkan, kita masih tunggu keputusan KPU dan proses di MK. Kita tunggu tahapan itu semua selesai," kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudi, Minggu 26/5/2019. • DPRD Bekasi Sebut Sebut Maklumat Tahun Baru Pemkot Hanya Basa Basi • Jatuh-Bangun Ashanty di Dunia Bisnis Kerap Kena Tipu Hingga Dapat Julukan Ashanty Apa Saja Dijual • Sidak ke Bandara Soetta, Menhub Sarankan Maskapai Terapkan Harga Tiket Promosi Mudik Lebaran Jajang saat ini pihaknya varu melaksanakan tahapan rekapituasi perolehan suara, belum penetapan perolehan kursi. Sehingga hasil rekapitulasi itu baru data perolehan suara saja bukan nama-nama yang lolos. "Banyak nama-nama caleg yang lolos beredar di medsos. Ini hanya hasil rekapitulasi belum ditetapkan," ungkapnya. Jajang kembali menegaskan KPU Kabupaten Bekasi masih menunggu keputusan KPU RI untuk penetapan caleg terpilih dimana penetapannya akan dilakukan setelah ada hasil persengketaan dari Mahkamah Konstitusi MK. • Tarif Tol JORR Diskon 15 Persen Saat Mudik Lebaran, Ini Tanggal dan Batas Jam Diskonnya Apabila, persengketaan itu selesai maka KPU RI akan merekomendasikan ke KPU Provinsi Jawa Barat agar KPU Kabupaten Bekasi segera melaksanakan penetapan caleg terpilih periode 2019-2024. Hasil rekapitulasi, diprediksi Partai Gerindra meraih 11 kursi, lalu terbanyak kedua adalah PKS 10 kursi, PDI Perjuangan 7 kursi, Golkar 7 kursi, Demokrat 6 kursi, PAN 3 kursi dan PPP 2 kursi. Sementara Nasdem, Perindo, PBB dan PKB masing-masing 1 kursi. Daerah Pemilihan 1 Setu, Cikarang Pusat, Serang Baru, Bojongmangu, Cibarusah 1. BN Holik Gerindra – Ade Kuswara Kunang PDIP – Budianto PKS – Sunandar Golkar, – Edi Junaedi Demokrat – Anden Gerindra – Samuel Habeahan PDIP Cecep Noor PPP – Bodin Gerindra – Fatma Hanum PKS – suara. Daerah Pemilihan 2 Cikarang Barat dan Cibitung 1. Ayub Rohadi PKS – Lydia Fransisca Gerindra – Kardin Golkar – Tata Saputra PDIP – Iin Farihin PBB – Jampang Hendra Atmaja Demokrat – Rusdi Haryadi PKS – suara. Daerah Pemilihan 3
Cikarang, Bekasi ANTARA - Partai Gerindra mengajukan 22 permohonan sengketa pemilu legislatif ke Mahkamah Konstitusi MK. Dari permohonan tersebut, terdapat sejumlah gugatan caleg Gerindra yang menggugat rekan separtai karena diduga melakukan kecurangan. Salah satunya berasal dari caleg DPRD Kabupaten Bekasi Dapil V, Haryanto. Dikutip dari laman web MK, Haryanto yang mendapat nomor urut 2 menduga ada praktik penggelembungan suara oleh caleg nomor urut 1 yang juga berasal dari Gerindra, Husni Thamrin dengan bantuan Panitia Pemilihan Kecamatan PPK Pebayuran. Baca juga Caleg Gerindra dapil Babel gugat ke MK Husni diduga melakukan money politic kepada PPK Pebayuran untuk memuluskan keinginan agar menang di dapil tersebut. Hasilnya Husni pun memperoleh suara paling tinggi yakni 241 suara dibandingkan enam caleg lain. Sementara Haryanto hanya memperoleh 27 suara. "Banyak intimidasi yang dilakukan tim Husni Tamrin sehingga terjadi bentrokan fisik dengan tim pendukung pemohon saat memprotes hasil rekapitulasi yang kental dengan kecurangan," seperti dikutip dari berkas permohonan. Dugaan kecurangan ini, menurut Haryanto, semakin diperkuat dengan tanda tangan saksi mandat dari Partai Bulan Bintang tentang perubahan suara partai dan caleg Gerindra. "Hal ini menguatkan ada perubahan suara yang mengakibatkan berkurangnya suara partai dan ditambahnya suara caleg nomor urut 1 dari Partai Gerindra Husni Thamrin," katanya. Baca juga KPU Sampang siapkan gugatan caleg ke MK Dalam permohonan, Haryanto juga menyatakan telah melaporkan tindakan tersebut ke Bawaslu Kabupaten Bekasi. Atas laporan itu, Bawaslu Kabupaten Bekasi telah menyatakan PPK Pebayuran terbukti melanggar administrasi pemilu dan memberi peringatan tertulis kepada PPK Pebayuran melalui KPU Kabupaten Bekasi. Menurut Haryanto, mestinya ia yang memperoleh suara tertinggi yakni suara disusul Husni suara, dan lima caleg lainnya. "Berkenaan dengan uraian tersebut, pemohon meminta MK menetapkan penghitungan suara C1 dan DA1 ulang di Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran karena terdapat praktik kejahatan TSM, politik uang, dan intimidasi," Pradita Kurniawan SyahEditor Yuniardi Ferdinand COPYRIGHT © ANTARA 2019
Silaturahmi mantan caleg dengan pimpinan dan anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Rabu 25/10 CIKARANG PUSAT – Sekitar 50 orang mantan Calon Anggota Legislatif Caleg dari Partai Gerindra Kabupaten Bekasi tumplek di ruang Badan Musyawarah Banmus Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu 25/10 Senior Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Daris, yang juga Wakil Ketua DPRD menyatakan, pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa.“Jadi kita itu tetap solid antara yang jadi legislatif dan mantan Caleg. Semua tetap kompak dan terus berkomunikasi. Ini reuni mantan Caleg Gerindra 2014 dan ini adalah pertemuan keempat pasca pencalonan Pileg. Ini tidak ada di partai lain,” kata Daris, selain berilaturahmi mereka pun telah bersepakat untuk menghimpun kekuatan kembali menjelang hajat besar Pemilihan Gubernur Pilgub 2018, Pemilihan Presiden Pilpres 2019 dan Pemilihan Legislatif Pileg 2019.“Karena ini kader aktif maka di Pileg 2019 kemungkinan akan maju lagi, karena mereka menjaga marwah Gerindra,” menambahkan, saat ini Gerindra memiliki anggota Legislatif 7 orang. Maka dari itu di Pileg 2019 Gerindra menargetkan menjadi yang pertama dengan kursi lebih dari 10 kursi DPRD.“Targetnya ya dari Gerindra harus menjadi nomor satu dan ketua DPRD-nya harus dari Gerindra. Karena saat ini kita telah menjadi yang ketiga. Maka di Pileg nanti kita harus menjadi juara,” tegasnya. BCPos terkaitDitinggal Nyaleg, Jabatan Ketua KPAD Kabupaten Bekasi KosongBawaslu Kabupaten Bekasi Waspadai Bacaleg Nakal’949 Bacaleg Berebut 55 Kursi di DPRD Kabupaten BekasiRelawan Sobat Anies Kabupaten Bekasi DideklarasikanParpol Diminta Aktif Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam PemiluPKS Targetkan Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Bekasi Naik Dua Kali Lipat
caleg gerindra kab bekasi 2019